Wiro Sableng edit 211x300 Riwayat Hidup dan Kesaktian Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Wiro Sableng


Wiro Sableng sang Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 atau biasa juga disebut Pendekar 212, merupakan nama tokoh fiksi dalam buku cerita silat yang dikarang oleh Bastian Tito.
Wiro terlahir dengan nama Wira Saksana dari seorang ibu yang bernama Suci dan ayah yang bernama Ranaweleng seorang lurah desa Djatiwalu.
Wiro sejak bayi telah digembleng oleh gurunya setelah ditolong dari kebakaran yang ditimbulkan oleh musuhnya.
Gurunya ini sangat terkenal di dunia persilatan dengan nama Sinto Gendeng yang nama aslinya adalah Sinto Weni.
Wiro memiliki rajah “212″ di dadanya sehingga dalam rimba persilatan ia dikenal sebagai Pendekar 212.
Wiro memiliki banyak kesaktian yang diperolehnya dari beberapa guru selama petualangannya di dunia persilatan.
Dalam perjalanan hidupnya  di rimba persilatan, Wiro seperti orang sableng (gila) dengan gaya khasnya yaitu sering menggaruk rambut di kepalanya dan bertindak ugal-ugalan sehingga sering membuat marah musuh-musuhnya.

Selanjutnya saya akan menjelaskan apa-apa yang dimiliki oleh Wiro Sableng di dalam berkelana di rimba persilatan.

A. Senjata-senjata Wiro Sableng
1. Kapak Maut Naga Geni 212, ini merupakan senjata andalan Wiro Sableng berupa sebuah kapak bermata dua, dengan gagang berupa seruling dan ujung gagangnya berbentuk kepala naga. Di masing-masing mata kapak terukir angka 212. Di seri pertama Wiro Sableng : “Empat Berewok dari Goa Sanggreng”, disebutkan bahwa kapak ini terbuat dari logam dan gading. Mulut ukiran naga yang terdapat di ujung gagang dapat digunakan untuk menembakkan jarum-jarum beracun, dengan jalan menekan tombol rahasia pada kapak. Sementara itu gagang kapak yang berbentuk seruling dapat ditiup sehingga mengeluarkan suara yang sangat dahsyat. Beberapa musuh WIro Sableng yang tidak dapat dibunuh dengan kesaktiannya yang lain, dapat dikalahkan atau dibunuh dengan bunyi seruling ini, misalnya : Dewi Siluman dari Bukit Tunggul pada episode Dewi Siluman dari Bukit Tunggul, atau nenek Arashi pada episode Pendekar Gunung Fuji. Kapak ini baru dapat digunakan dengan mengerahkan tenaga dalam. Tebasannya terlihat seperti sinar putih dan mengeluarkan bunyi seperti dengungan ratusan tawon. Kapak ini juga mengandung racun mematikan. Pada episode Tiga Setan Darah dan Cambuk Api Angin, di akhir episode, pemegang Cambuk Api Angin terbunuh oleh racun ini, setelah tangannya putus ditebas Kapak Maut Naga Geni 212.

2. Batu Hitam 212, berupa batu hitam (batu bara/coal briquette) seukuran telapak tangan orang dewasa, berukir angka 212. Jika batu hitam ini diadu dengan mata Kapak Maut Naga Geni 212, dapat memercikkan semburan api besar yang sangat panas.

3. Bintang 212, merupakan senjata rahasia berbentuk bintang dengan ukiran angka 212, digunakan dengan cara dilemparkan, seperti senjata “shuriken” milik ninja. Bintang 212 ini dapat anda baca penggunaannya dalam episode Keris Tumbal Wilayuda dan Rahasia Lukisan Telanjang.

B. Penjelasan Beberapa Kesaktian Wiro Sableng
1. Pukulan Harimau Dewa, diwariskan oleh Datuk Rao Basaluang Ameh, makhluk setengah roh setengah manusia dari kepulauan Andalas. Di awali dengan tiupan di tangan sebelah kanan yang memunculkan gambar kepala harimau putih (Datuk Rao Bamato Hijau), pukulan ini sanggup menghancurkan apa saja tanpa perlu mengeluarkan tenaga dalam. Hanya beberapa musuh utama Wiro Sableng yang dapat mematahkan / mengimbangi pukulan Harimau Dewa ini, seperti Datuk Lembah Akhirat, yang mempunyai tenaga dalam setingkat para Dewa (yang didapat dari menghisap tenaga dalam para pendekar yang lain).
2. Pukulan Sinar Matahari, diajarkan Sinto Gendeng alias Sinto Weni. Berupa sinar menyilaukan berwarna putih keperakan yang sangat panas. Diawali dari sinar putih keperakan memancar dari tangan, kemudian tangan digerakkan dengan gerakan memukul, maka akan nampak sinar putih perak mengarah kepada lawan. Kekuatan pukulan ini terletak pada suhu yang sangat tinggi, dan dalam episode Halilintar Di Singosari, pukulan Sinar Matahari disebutkan dapat melumerkan borgol besi. Pukulan Matahari juga sangat berguna di dunia batin, terutama yang bisa mengeluarkan Roh dari Jasadnya untuk sementara.
3. Pukulan Angin Es, diajarkan Sinto Gendeng. Berupa suhu yang sangat dingin. Mampu membuat lawan tak dapat bergerak karena sangat kedinginan. Gerakannya berupa mengangkat kedua tangan lalu telapak tangan dikembangkan dan diputar perlahan-lahan, kemudian suhu udara di sekitar lokasi mulai dingin dan dapat membuat lawan yang dituju menjadi kaku seperti salju. Ilmu kesaktian ini biasa digunakan Wiro sewaktu menghadapi musuh yang mempunyai kesaktian berintikan api atau panas. Mayat Hidup dari Gunung Klabat dikalahkan Wiro dengan pukulan ini.
4. Pukulan Angin Puyuh, diajarkan Sinto Gendeng. Berupa hempasan angin yang sangat deras.
5. Pukulan Dewa Topan Menggusur Gunung, diajarkan Tua Gila. Berupa hempasan angin yang sangat deras.
6. Pukulan Benteng Topan Melanda Samudera, Berupa hempasan angin yang sangat deras.
7. Pukulan Kunyuk Melempar Buah, Berupa hempasan angin yang deras dan berat, seperti sebongkah batu besar yang dilemparkan.
8. Ilmu silat Orang Gila, diajarkan Tua Gila, paman guru (kakak seperguruan eyang sinto gendeng) Wiro di Pulau Andalas (sekarang Pulau Sumatera). Berupa gerakan-gerakan silat (martial arts) yang terlihat ngawur dan mirip gerakan orang gila, namun sangat berbahaya.
9. Pukulan Dinding Angin Berhembus Tindih-Menindih, diajarkan Sinto Gendeng, berupa angin dahsyat yang berhembus menyebar dan menggempur susul menyusul hanya dengan sekali pukul. Keistimewaan pukulan ini adalah fungsinya yang bersifat 3 dalam 1; dapat digunakan menyerang, bertahan, sekaligus mengembalikan serangan lawan ke pemiliknya.
10. Ilmu Pedang Pendekar Pedang Akhirat, diajarkan dedengkot rimba kangouw Tiongkok , Pendekar Pedang Akhirat (Long Sam Kun), berupa tiga jurus ilmu pedang tingkat tinggi yang masing-masing bernama Cip-hian Jay-bong (Tiba-tiba Muncul Pelangi), Lo-han Ciang-yau (Malaikat Menundukkan Siluman) dan Kui-gok Sin-ki (Iblis Meratap Malaikat Menangis).

kingsms2 zps785084cc Riwayat Hidup dan Kesaktian Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Wiro Sableng

GF86UJ6Q4B4H

C. Pukulan Sakti Wiro Sableng
1. Diajarkan oleh Sinto gendeng :
- Pukulan Sinar Matahari
- Pukulan Angin Puyuh
- Pukulan Angin Es
- Pukulan Kunyuk Melempar Buah
- Pukulan Benteng Topan Melanda Samudra
- Pukulan Segulung Ombak Menerpa Karang
- Pukulan Tameng Sakti Menerpa Hujan
- Pukulan Dinding Angin Berhembus Tindih Menindih
2. Diajarkan oleh Tua Gila :
- Pukulan Dewa Topan Menggusur Gunung
- Pukulan Kilat Menyambar Puncak Gunung
3. Dipelajari dari Kitab Putih Wasiat Dewa :
- Pukulan Harimau Dewa
- Pukulan Tangan Dewa Menghantam Matahari
- Pukulan Tangan Dewa Menghantam Batu Karang
- Pukulan Tangan Dewa Menghantam Rembulan
- Pukulan Tangan Dewa Menghantam Air Bah
- Pukulan Tangan Dewa Menghantam Api
- Pukulan Tangan Dewa Menghantam Tanah

D. Jurus Silat Wiro Sableng
1. Diajarkan oleh Sinto Gendeng :
- Jurus Membuka Jendela Memanah Rembulan
- Jurus Dibalik Gunung Memukul Halilintar
- Jurus Titiran Terbang Ke Langit
- Jurus Burung Walet Menembus Awan
- Jurus Kepala Naga Meyusup Awan
- Jurus Ular Naga Menggelung Bukit
- Jurus Menepuk Gunung Memukul Bukit
- Jurus Orang Gila Mengebut Lalat
- Jurus Kincir Padi Berputar
- Jurus Kipas Sakti Terbuka
- Jurus Naga Sebatkan Ekor
- Jurus Pecut Sakti Menabas Tugu
- Jurus Gunung Meletus Batu Melesat Ke Luar Kawah
2. Diajarkan oleh Tua Gila :
- Jurus ilmu silat Orang Gila
- Jurus badai menerpa gelombang
- Jurus Orang Gila Melenggang Ke Awan
- Jurus Ular Gila Membelit Pohon Menarik Gendewa
3. Diajarkan oleh Pendekar Pedang Akhirat :
- Jurus ilmu pedang Tiba-Tiba Muncul Pelangi/Cip Hian Jay Hong
- Jurus ilmu pedang Malaikat Menundukkan Siluman/Lo Han Ciang Yau
- Jurus ilmu pedang Setan Meratap Malaikat Menangis/Kui Gok Sin Ki

E. Ilmu Kesaktian Wiro Sableng
1. Diajarkan oleh Sinto Gendeng :
- Ilmu Belut Menyusup Tanah
- Ilmu lari Kaki Angin
- Ilmu Menyusupkan Suara
- Ilmu pukulan Telapak 212
- Ilmu Sepasang Inti Roh
2. Diajarkan oleh Nenek Muka Kucing/Neko :
- Ilmu Koppo/Mematahkan Tulang
3. Diajarkan oleh Ratu Duyung :
- Ilmu Menembus Pandang
4. Dipelajari dari Kitab Putih Wasiat Dewa :
- Ilmu Sepasang Pedang Dewa
5. Diajarkan oleh Raja Penidur :
- Ilmu Silat Orang Tidur
6. Diajarkan oleh Luhrembulan :
- Ilmu Membelah Bumi Menyedot Arwah
7. Diajarkan oleh Datuk Tanpa Bentuk Tanpa Ujud :
- Ilmu Empat Penjuru Angin Menebar Suara
8. Diajarkan oleh Hantu Selaksa Angin :
- Ilmu Menahan Darah Memindah Jasad
9. Diajarkan oleh Nyi Roro Manggut :
- Ilmu Meraga Sukma
10. Diajarkan oleh Kumara Gandamayana :
- Ilmu Masuk dan Bernapas Dalam Tanah
11. Diajarkan oleh Dewi Loro Jonggrang :
- Ilmu Bahasa Gerak Tangan Orang Bisu
12. Diajarkan oleh Nenek Rauh Kalidhati :
- Ilmu Tiga Bayangan Pelindung Raga

Jika dicermati, terasa sekali perubahan karakter, sifat dan sikap Wiro seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia. Sejak Wiro masih muda dan masih sableng-sablengnya hingga dewasa, sedikit demi sedikit pribadinya berubah menjadi lebih bijaksana dan berpikirnya pun lebih dewasa serta mengurangi kesablengannya yang kadang menyakiti perasaan orang lain.
Apalagi mulai dari episode Wasiat Iblis dan seterusnya, Wiro mengalami proses pendewasaan dalam dirinya, mulai dari cara berpikir maupun sikap dan tingkah lakunya.
Walaupun sedikit ceriwis dan banyak disukai bahkan disayangi gadis-gadis cantik, namun Wiro bukanlah tipe laki-laki pengobral cinta.
Sampai episode terakhir, Wiro hanya mengungkapkan perasaan cintanya secara langsung kepada dua orang gadis saja, yaitu Bunga dan Bidadari Angin Timur. Setelah mengungkapkan kata-kata sayang dan cinta kepada Bunga, hanya kepada Bidadari Angin Timur lah Wiro kembali mengungkapkan perasaan hatinya. Itu pun karena ada alasan kuat kenapa Wiro pada akhirnya tak bisa bersatu dengan Bunga. Saat Wiro mengungkapkan perasaan hatinya kepada Bidadari Angin Timur pun terpaut perbedaan waktu cukup jauh dengan saat dimana Wiro menyatakan cintanya kepada Bunga.
Wiro memang pernah menyukai atau mencintai gadis lain selain ketiga gadis di atas, tapi semua hanya Wiro pendam dalam hati dan tak sekalipun langsung Wiro ungkapkan dengan kata-kata. Apalagi bila akhirnya Wiro mengetahui bahwa gadis yang dicintainya lebih memilih pria lain, pendekar kita memilih lebih baik mundur dan merelakan si gadis pergi demi kebahagiaan gadis yang dikasihinya.
Mungkin kami keliru, tapi coba para sahabat baca kembali dan cari di episode mana Wiro mengobral kata-kata cinta secara serius selain kepada kedua gadis di atas. Mungkin ini bisa sedikit membuka mata dan hati kita seperti apa pribadi dan karakter Pendekar 212 Wiro Sableng sebenarnya.
Tentu kesan yang berbeda akan dirasakan oleh anda yang baru saja membaca seluruh episodenya, atau sudah membaca tapi tidak benar-benar mengikuti, atau bahkan hanya membaca selewat saja. Untuk memahami pribadi dan perkembangan karekter seorang Pendekar 212 Wiro Sableng, sebaiknya kita baca seluruh episodenya, lebih bagus lagi bila secara berurutan. Membaca seluruh episodenya pun rasanya tidak cukup bila hanya sekali, namun harus berkali-kali secara rutin yang dilakukan selama bertahun-tahun sehingga benar-benar meresap dalam hati dan sanubari kita. Saat itulah kita akan tahu seperti apa sebenarnya rahasia dan misteri terdalam dibalik serial Pendekar 212 Wiro Sableng ini.

Mudahan-mudahan sedikit penjelasan mengenai diri Pendekar Kapak maut Nage Geni 212 Wiro Sableng di atas dapat menambah informasi buat rekan-rekan semua.

Buat anda yang ingin membaca seluruh episode Wiro Sableng karangan Bastian Tito yang kemudian dilanjutkan oleh Mike setelah beliau meninggal, anda dapat mendownloadnya DI SINI.

Selamat Membaca

Untuk Mendownload Seluruh Koleksi Ebook, Komik Bergambar, Film / Movie Wiro sableng, anda dapat membukanya DI SINI.

Be Sociable, Share!
  • more Riwayat Hidup dan Kesaktian Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Wiro Sableng